Berikut adalah gambaran umum untuk memudahkan Anda memahami halaman perdagangan kontrak perpetual/inverse futures di Zoomex.
Tab Posisi
1. Kontrak
Menampilkan pasangan perdagangan dari posisi yang sedang dipegang oleh trader.
Jika trader memiliki lebih dari satu posisi dari pasangan perdagangan yang berbeda, mereka dapat memilih "Show All Positions" untuk melihat detail semua posisi dalam satu tab.
2. Kuantitas
Menampilkan jumlah kontrak yang telah ditempatkan oleh trader.
Perlu diperhatikan, untuk kontrak inverse, jumlah kontrak dinyatakan dalam USD, sedangkan untuk kontrak USDT, jumlah kontrak dinyatakan dalam USDT atau dalam mata uang kripto yang mendasarinya.
3. Nilai
Mengacu pada nilai posisi.
Kontrak Inverse: Nilai posisi = jumlah kontrak / harga masuk
Kontrak USDT: Nilai posisi = jumlah kontrak × harga masuk
4. Harga Masuk
Mengacu pada harga masuk rata-rata dari posisi. Perlu dicatat, ketika trader menambah jumlah kontrak pada posisi, harga masuk rata-rata akan dihitung sebagai berikut:
Kontrak Inverse
Harga masuk rata-rata = total jumlah kontrak / total nilai kontrak dalam BTC
Total nilai kontrak dalam BTC = (Jumlah1/Harga1)+(Jumlah2/Harga2)+(Jumlah3/Harga3)...(Jumlah1 / Harga1) + (Jumlah2 / Harga2) + (Jumlah3 / Harga3) ...
Kontrak USDT
Harga masuk rata-rata = total nilai kontrak dalam USDT / total jumlah kontrak
Total nilai kontrak dalam USDT = (Jumlah1×Harga1)+(Jumlah2×Harga2)+(Jumlah3×Harga3)...(Jumlah1 × Harga1) + (Jumlah2 × Harga2) + (Jumlah3 × Harga3) ...
Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke: Cara Menghitung Harga Masuk Rata-Rata.
5. Mark Price
Menampilkan Mark Price terkini dari pasangan perdagangan yang sesuai dengan posisi yang dimiliki.
6. Harga Likuidasi
Menampilkan harga likuidasi dari posisi trader. Perlu dicatat bahwa Zoomex menggunakan Mark Price sebagai pemicu likuidasi. Ketika Mark Price mencapai harga likuidasi, proses likuidasi akan dijalankan dan trader akan kehilangan seluruh margin posisi yang telah dimasukkan.
Trader dapat memeriksa Mark Price melalui harga bertanda hijau pada order book atau garis hijau pada grafik.

Untuk memahami lebih lanjut cara perhitungan harga likuidasi, silakan merujuk ke:
Harga Likuidasi (Kontrak USDT)
7. Margin Posisi
Margin posisi menunjukkan jumlah margin yang ditempatkan sebagai agunan untuk mempertahankan posisi. Dalam mode isolated margin, trader akan kehilangan seluruh margin posisi yang digunakan (tidak termasuk biaya pendanaan).
Trader juga dapat menambahkan margin awal secara manual pada posisi mereka untuk mengurangi risiko likuidasi. Namun, perlu dicatat bahwa penambahan margin awal tidak dapat dilakukan jika margin awal yang ada sudah mencapai 100% dari nilai posisi.
Dalam mode cross margin, trader menggunakan seluruh saldo yang tersedia pada jenis koin pasangan perdagangan terkait untuk mencegah likuidasi. Jumlah margin yang digunakan pada margin posisi dapat berbeda dibandingkan dengan mode isolated margin.
8. Unrealized P&L (%)
Unrealized P&L menampilkan laba atau rugi belum direalisasikan secara real-time dari posisi yang sedang terbuka. Secara default, Unrealized P&L pada tab posisi dihitung berdasarkan Last Traded Price. Namun, ketika trader mengarahkan kursor ke angka Unrealized P&L, akan ditampilkan perhitungan berdasarkan Mark Price.
Zoomex menggunakan Mark Price untuk memicu likuidasi. Dengan melihat Unrealized P&L yang dihitung berdasarkan Mark Price, trader dapat memperkirakan ruang kerugian yang masih tersedia untuk mencegah terjadinya likuidasi.
Meskipun demikian, penyelesaian aktual setelah trader menutup posisi akan menggunakan Unrealized P&L yang dihitung berdasarkan Last Traded Price. Perlu diperhatikan bahwa angka tersebut hanyalah estimasi laba/rugi posisi Anda pada saat itu, dan belum memperhitungkan biaya trading atau biaya pendanaan yang mungkin telah Anda keluarkan atau terima selama memegang posisi.

Di dalam tanda kurung, ditampilkan Return on Investment (ROI) dari posisi dalam bentuk persentase (Unrealized P&L %). Sama seperti Unrealized P&L, angkanya akan berubah mengikuti pergerakan Last Traded Price.
Untuk ilustrasi lebih detail, silakan merujuk ke Perhitungan P&L (Kontrak Inverse) dan Perhitungan P&L (Kontrak USDT).
9. Realized P&L
Realized P&L menampilkan total laba atau rugi yang telah direalisasikan dari posisi selama periode tertentu. Perhitungan ini mencakup seluruh biaya trading, biaya pendanaan, serta laba/rugi yang direalisasikan dari penutupan sebagian posisi (menggunakan rumus yang sama seperti Unrealized P&L).
Realized P&L diperbarui secara real-time dan akan terus terakumulasi hingga posisi pada arah tersebut ditutup sepenuhnya.
10. TP/SL
Trader dapat menetapkan order Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) langsung dari tab posisi. Zoomex menyediakan dua mode TP/SL, yaitu:
- TP/SL pada seluruh posisi
- TP/SL pada posisi tertentu (penutupan sebagian)
Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke: Cara Mengatur dan Memodifikasi TP/SL Anda.

Bilah persentase di bawah kolom harga menunjukkan estimasi ROI% setelah TP/SL terpicu. Perlu diketahui bahwa fungsi TP/SL di Zoomex dieksekusi melalui conditional market order. Trader harus memahami bahwa harga yang dimasukkan adalah harga pemicu dan mungkin tidak sama dengan harga eksekusi akhir. Untuk harga TP, harga yang dimasukkan harus lebih baik dari harga pasar saat ini, sedangkan untuk harga SL, harus lebih buruk dari harga pasar saat ini.

11. Trailing Stop
Trailing stop memungkinkan stop order mengikuti Last Traded Price berdasarkan jarak dan arah yang telah ditentukan sebelumnya, serta akan bergerak otomatis untuk mengunci keuntungan atau membatasi kerugian.
Untuk mengetahui cara mengatur trailing stop, silakan merujuk ke Cara Mengatur Trailing Stop.
12. ADL
Menampilkan peringkat ADL dari posisi. Jika terjadi ADL (auto-deleveraging), trader dengan peringkat tertinggi di sistem akan diprioritaskan dan dipilih terlebih dahulu untuk proses deleverage. Peringkat auto-deleveraging ditentukan berdasarkan urutan profit tertinggi dan penggunaan leverage yang paling efektif.
- Apa itu Auto-Deleveraging (ADL)?
- Saya Khawatir dengan Peringkat ADL Saya, Apa yang Bisa Saya Lakukan?
13. Auto Margin Replenishment
Saat ini, Auto-Margin Replenishment (AMR) hanya tersedia untuk kontrak perpetual USDT dengan mode isolated margin. AMR adalah fitur yang memungkinkan trader secara otomatis menambahkan margin pada posisi terbuka yang ada untuk menghindari likuidasi.
Jika AMR diaktifkan, setiap kali level margin mendekati level margin pemeliharaan, Zoomex akan menambahkan margin dari saldo yang tersedia. Jumlah margin maksimum yang dapat ditambahkan adalah 100% dari nilai posisi.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke Pengantar Auto-Margin Replenishment (Kontrak USDT).
14. Close By
Trader dapat memilih untuk menutup posisi menggunakan market order atau limit order. Setelah order dieksekusi, posisi akan ditutup.
15. Tampilkan Semua Posisi & Tutup Semua
Tombol "Close All" hanya tersedia ketika trader memilih "Show All Positions". Fitur ini memungkinkan trader menutup semua posisi terbuka (semua pasangan perdagangan) dengan satu klik. Posisi akan ditutup pada harga pasar terbaik yang tersedia, dan biaya taker akan dikenakan.