Harga Likuidasi (Jenis margin: Margin Terisolasi; trader diperbolehkan menambahkan margin ekstra ke posisi)

Likuidasi dipicu ketika Harga Mark (Mark Price) mencapai Harga Likuidasi.

Tingkat Margin Pemeliharaan (MMR) didasarkan pada Margin Berjenjang (Tiered Margin).

 

 

Contoh:

Trader membuka posisi *long* sebesar 1 BTC di harga 80.000 USDT dengan *leverage* 40x. Dengan asumsi tidak ada penambahan margin.
78.000 / 0,996 = 78.313,25301

Harga likuidasi 78.313

 

 

Contoh:

Trader membuka posisi *short* sebesar 1 BTC di harga 80.000 USDT dengan *leverage* 40x. Diasumsikan tidak ada penambahan margin.
88.000 / 1,004 = 87.649,40239

Harga Likuidasi: 87.649

 

Harga Likuidasi (Jenis margin: *Cross Margin*)

Posisi dapat dipertahankan selama rasio margin pemeliharaan (*Maintenance Margin Ratio* atau MMR) akun berada di bawah 100%. Likuidasi akan dipicu ketika rasio margin pemeliharaan (MMR) mencapai atau melampaui 100%.

 

Tampilan harga likuidasi hanya merupakan estimasi dan acuan. Pemicu sebenarnya adalah saat MMR akun mencapai 100%.

IM = Harga Mark x Kuantitas / Leverage

MM = Harga Mark x Kuantitas x Tingkat MM% untuk pasangan aset terkait

IM% = IM / Saldo margin

Saldo margin = Saldo dompet + P&L Belum Terealisasi berdasarkan Harga Mark (dalam USDT)

MMR = MM / Saldo margin

Rumus P&L Belum Terealisasi

Long: P&L Belum Terealisasi = Kuantitas Kontrak x (Harga Mark - Harga Masuk)

Short: P&L Belum Terealisasi = Kuantitas Kontrak x (Harga Masuk - Harga Mark)