Proses Likuidasi (Kontrak Inverse)
9 hari yang lalu · Diperbarui pada

Zoomex menerapkan proses likuidasi parsial untuk secara otomatis menurunkan tingkat margin pemeliharaan dengan mengurangi batas risiko (risk limit), sehingga dapat mencegah likuidasi penuh secara langsung pada posisi trader.

Ketika Harga Mark mencapai harga likuidasi yang tertera pada tab Positions, Mesin Likuidasi akan mengambil alih posisi Anda.

 

1) Setelah Mesin Likuidasi mengambil alih posisi, sistem akan terlebih dahulu memeriksa tingkat Risk Limit yang dipilih.

 

Untuk trader dengan batas risiko terendah:
Semua order aktif akan dibatalkan, dan posisi akan diambil alih oleh Mesin Likuidasi untuk langsung dilikuidasi dan diselesaikan pada harga kebangkrutan.

 

Untuk trader dengan batas risiko lebih tinggi:
Mesin Likuidasi akan mencoba secara dinamis menurunkan margin pemeliharaan posisi ke tingkat risk limit yang lebih rendah melalui langkah-langkah berikut secara berurutan:

a) Menurunkan batas risiko saat ini ke tingkat yang dapat menghindari likuidasi sambil mempertahankan posisi terbuka dan order aktif yang ada.
b) Membatalkan semua order aktif, kemudian menurunkan batas risiko saat ini sambil mencoba mempertahankan posisi terbuka yang ada.
c) Mengirimkan order FillOrKill (harus langsung tereksekusi atau dibatalkan) dengan nilai order yang sama dengan selisih antara nilai posisi saat ini dan nilai pada tingkat risk limit yang lebih rendah yang memenuhi persyaratan margin.
d) Jika posisi tetap tidak dapat menghindari likuidasi, seluruh posisi akan diambil alih oleh Mesin Likuidasi untuk dilikuidasi dan diselesaikan pada harga kebangkrutan.

 

2) Ketika likuidasi dilakukan pada harga kebangkrutan posisi, maka akan berlaku ketentuan berikut:

Jika sistem dapat menutup posisi pada harga yang lebih baik dari harga kebangkrutan, sisa margin dari posisi tersebut akan disumbangkan ke dana asuransi.

Jika sistem tidak dapat menutup posisi di atas harga kebangkrutan, sistem akan menggunakan dana dari dana asuransi untuk menutup selisih kerugian. Apabila saldo dana asuransi tidak mencukupi untuk menutup kerugian, proses akan dilanjutkan oleh Auto-Deleveraging (ADL).

 

Contoh:
Jika Trader A memegang posisi senilai 350 BTC ditambah nilai order aktif sebesar 200 BTC, total tersebut akan masuk ke tingkat keempat pada tabel batas risiko (risk limit) yaitu 600 BTC. Saat Harga Mark mencapai harga likuidasi, Mesin Likuidasi akan mengambil alih posisi tersebut.

 

Semua order aktif akan dibatalkan, lalu batas risiko saat ini akan diturunkan ke tingkat ketiga sebesar 450 BTC. Langkah ini akan menurunkan persyaratan margin pemeliharaan sehingga menghindari likuidasi, dengan menetapkan harga likuidasi baru.

 

Jika Harga Mark kembali mencapai harga likuidasi baru untuk kedua kalinya:

a) Mesin Likuidasi akan mencoba menutup sebagian posisi sebesar 50 BTC dari total posisi 350 BTC yang ada, sehingga nilai posisi turun ke tingkat kedua sebesar 300 BTC untuk menghindari likuidasi kedua kalinya.

b) Jika sistem memprediksi bahwa langkah (a) masih belum dapat mencegah likuidasi, Mesin Likuidasi akan mencoba menutup sebagian posisi lagi sebesar 200 BTC, sehingga batas risiko diturunkan ke tingkat terendah yaitu 150 BTC. Dalam proses ini, harga likuidasi dan persyaratan margin untuk mempertahankan posisi akan dihitung ulang dan diperbarui agar sesuai dengan tingkat margin pemeliharaan terendah.

 

Terakhir, pada tingkat batas risiko terendah, jika Harga Mark kembali mencapai harga likuidasi, seluruh posisi akan langsung diambil alih oleh Mesin Likuidasi untuk dilikuidasi dan diselesaikan pada harga kebangkrutan.