Margin Pemeliharaan adalah margin minimum yang diperlukan untuk tetap mempertahankan sebuah posisi.
Pada kontrak perpetual, tingkat dasar margin pemeliharaan adalah 0,5% dari nilai kontrak untuk BTC dan 1% untuk ETH, EOS, serta XRP pada saat pembukaan posisi. Nilai ini dapat meningkat atau menurun sesuai dengan perubahan batas risiko.
Likuidasi akan terjadi ketika margin terisolasi pada posisi tersebut berada di bawah tingkat margin pemeliharaan yang ditentukan.
Contoh:
Seorang trader membeli 12.000 kontrak BTCUSD pada harga 8.000 USD dengan leverage 50x.
Margin terisolasi yang digunakan untuk posisi ini adalah:
Margin Awal
= 12.000 / (8.000 × 50)
= 0,03 BTC
Margin Pemeliharaan
= (12.000 / 8.000) × 0,5%
= 0,0075 BTC
Artinya, posisi ini dapat menanggung rugi belum direalisasikan hingga 0,0225 BTC (0,03 BTC − 0,0075 BTC) sebelum terkena likuidasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi trader untuk selalu memantau tingkat margin pada posisi mereka.
Kontrak USDT:
Margin Awal = Nilai Kontrak / Leverage
Margin Pemeliharaan = Nilai Kontrak × Tingkat Margin Pemeliharaan
Nilai Kontrak (Nilai Posisi) = Jumlah × Harga Masuk