Apa Itu Order Post-Only?
16 hari yang lalu · Diperbarui pada

Pengantar Post-Only Orders

Post-Only Order tersedia sebagai opsi tambahan pada Limit Order atau Conditional Limit Order. Fungsinya adalah untuk memastikan bahwa Limit Order Anda selalu masuk ke dalam order book terlebih dahulu, sehingga ketika tereksekusi nantinya, trader hanya membayar maker fee.

Dengan memilih opsi ini, sistem akan secara otomatis membatalkan Limit Order jika terdeteksi order tersebut akan langsung tereksekusi pada saat penempatan.

 

Tujuan utama penggunaan Post-Only:

Dengan memilih opsi Post-Only pada Limit Order, trader dapat memastikan order tersebut masuk ke dalam order book terlebih dahulu, sehingga ketika tereksekusi nantinya hanya akan dikenakan maker fee.

Bagi trader, hal ini berarti mereka memiliki kontrol lebih baik atas biaya trading, yang sangat penting terutama bagi trader dengan volume besar maupun scalp trader yang sensitif terhadap biaya.

 

Contoh:

Dalam kondisi pasar yang sangat volatil (misalnya saat terjadi dumping), Trader A memasang Buy Long sebesar 100.000 kontrak BTCUSD pada harga 9.000 USD. Saat itu, harga ask terbaik di order book tercatat 9.001 USD, namun dengan cepat bergerak turun menjadi 8.995 USD ketika Limit Order akhirnya ditempatkan.

Berikut adalah dua contoh skenario ketika Trader A memasang Limit Order dengan dan tanpa memilih opsi Post-Only.

 

Tanpa Opsi Post-Only

Karena harga ask terbaik sudah bergerak ke level yang lebih baik (USD 8.995) dibandingkan harga limit order beli (USD 9.000), maka sistem akan langsung mengeksekusi Limit Order tersebut sebagai Market Order, dengan mengisi order mulai dari harga ask terbaik hingga mencapai USD 9.000.

Akibatnya, Trader A mungkin tanpa sengaja membayar taker fee, padahal sebenarnya ia mengharapkan hanya membayar maker fee.

Catatan: Eksekusi Limit Order Anda juga sangat bergantung pada strategi Time-In-Force (TIF) yang dipilih saat memasang Limit Order.

 

Dengan Opsi Post-Only

Karena harga ask terbaik sudah bergerak ke level yang lebih baik (USD 8.995) dibandingkan harga limit order beli (USD 9.000), yang seharusnya menyebabkan order langsung tereksekusi, maka sistem secara otomatis akan membatalkan Limit Order tersebut karena tidak dapat ditempatkan ke dalam order book.

Dengan demikian, Trader A tidak perlu membayar taker fee yang tidak diinginkan.