Aturan Perdagangan: Proses Likuidasi (Akun Perdagangan)
20 hari yang lalu · Diperbarui pada

Gambaran Umum Mode Margin

Akun Perdagangan di Zoomex mendukung dua mode margin, yaitu Isolated Margin dan Cross Margin.
Setiap mode memiliki mekanisme likuidasi yang berbeda, yang sangat penting untuk pengelolaan risiko perdagangan Anda. Artikel ini menjelaskan proses tersebut agar Anda dapat memahami bagaimana posisi Anda akan dilikuidasi di masing-masing mode margin.

Dalam mode Isolated Margin, risiko likuidasi suatu posisi dihitung berdasarkan jumlah margin yang dialokasikan secara spesifik untuk posisi tersebut. Likuidasi akan terjadi ketika Mark Price mencapai harga likuidasi.

Sedangkan dalam mode Cross Margin, risiko dalam Akun Perdagangan dievaluasi berdasarkan Initial Margin Rate (IMR) dan Maintenance Margin Rate (MMR) dari seluruh posisi yang terbuka. Likuidasi akan terpicu ketika MMR mencapai 100%.

 

Proses Likuidasi pada Setiap Mode Margin di Akun Perdagangan

 

Margin Terisolasi

Dalam mode Margin Terisolasi (Isolated Margin), setiap posisi dikelola secara mandiri dengan alokasi margin tersendiri. Likuidasi akan terjadi ketika Mark Price mencapai harga likuidasi dari posisi tersebut.

Mode margin ini mendukung mode One-way dan mode Hedge (khusus untuk kontrak USDT Perpetual).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai metode perhitungan margin, silakan merujuk pada Perhitungan Margin di bawah Mode Isolated Margin (Akun Perdagangan).

Proses Likuidasi

Dalam mode Margin Terisolasi (Isolated Margin), likuidasi akan terjadi ketika Mark Price menyentuh harga likuidasi dari posisi tersebut. Likuidasi pada satu posisi tidak akan memengaruhi posisi lainnya.

Ketika sebuah posisi berada dalam risiko likuidasi, Zoomex menerapkan pendekatan bertingkat (laddered approach) untuk mengurangi kebutuhan margin pemeliharaan (maintenance margin) dan berupaya mencegah likuidasi penuh. Berikut penjelasannya:

Jika Risk Limit Tier berada di Tingkat Terendah:

  1. Batalkan Order Aktif:
    Sistem akan membatalkan semua order yang dapat menambah ukuran posisi agar margin dapat dibebaskan dan membantu mempertahankan posisi.
  2. Tutup Posisi:
    Jika posisi tetap tidak memenuhi persyaratan margin pemeliharaan, sistem akan melikuidasi posisi sepenuhnya dan menutupnya pada harga kebangkrutan (bankruptcy price).

Jika Risk Limit Tier berada di Atas Tingkat Terendah:

  1. Batalkan Order Aktif:
    Sistem akan membatalkan semua order yang dapat menambah ukuran posisi untuk membebaskan margin, sambil tetap mempertahankan posisi yang ada.
  2. Tutup Sebagian (Partial Close):
    Sistem akan menutup sebagian posisi dengan mengirimkan order Immediate-Or-Cancelled (IOC) sebesar selisih antara nilai posisi saat ini dan nilai posisi pada tier margin yang lebih rendah.
  3. Tutup Posisi:
    Jika posisi tetap tidak memenuhi persyaratan margin pemeliharaan, sistem akan melikuidasi dan menutup posisi pada harga kebangkrutan (bankruptcy price).

 

Margin Silang

Dalam mode Margin Silang (Cross Margin), seluruh posisi derivatif dalam akun berbagi margin secara keseluruhan. Likuidasi akan terjadi ketika Maintenance Margin Rate (MMR) akun mencapai 100%.

Mode ini mendukung One-way mode dan Hedge mode (khusus untuk kontrak USDT Perpetual).
Kedua mode tersebut menggunakan rumus yang sama untuk menghitung Account Initial Margin Rate (IM Rate) dan Account Maintenance Margin Rate (MM Rate).
Namun, rumus perhitungan margin awal (initial margin) yang diperlukan untuk membuka posisi berbeda antara kedua mode tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada Perhitungan Margin dalam Mode Cross Margin (Akun Perdagangan).

Proses Likuidasi

Proses likuidasi pada Akun Perdagangan dalam mode Cross Margin adalah sebagai berikut:

  Tingkat Rasio Margin  
Tingkat Margin Awal Akun (IMR) ≥ (Leverage yang Dipilih − 1 / Leverage yang Dipilih) Perdagangan margin tidak mengizinkan bentuk pinjaman apa pun.
≥100%
  • Pesanan spot yang masih aktif akan dibatalkan, sementara pesanan dari perdagangan derivatif perpetual akan tetap dipertahankan.
  • Pesanan derivatif baru yang memerlukan penggunaan margin tidak dapat dibuat.
  • Tidak diperbolehkan membuat pesanan untuk membeli aset dengan rasio konversi yang lebih rendah menggunakan aset dengan rasio konversi yang lebih tinggi.
Tingkat Margin Pemeliharaan Akun (MMR) = 100%

Langkah 1: Batalkan Pesanan Aktif
a) Derivatif: Semua pesanan yang dapat menambah ukuran posisi akan dibatalkan.
b) Spot: Batalkan pesanan margin spot yang melibatkan kewajiban atau menyebabkan kerugian nilai pesanan spot — khususnya pesanan yang menggunakan aset dengan nilai jaminan lebih tinggi untuk membeli aset dengan nilai jaminan lebih rendah.

Langkah 2: Pembayaran Otomatis
Jika terdapat utang yang belum dilunasi di Akun Perdagangan, sistem akan memicu proses pembayaran otomatis sesuai dengan prosedur yang dijelaskan di sini.

Langkah 3: Batalkan Semua Pesanan
Semua pesanan yang tersisa di berbagai produk akan dibatalkan.

Langkah 4: Tutup Posisi yang Sepenuhnya Terlindung (Mode Lindung Nilai)
Langkah ini hanya berlaku untuk posisi yang sepenuhnya terlindung di Mode Lindung Nilai. Posisi tersebut akan diselesaikan pada harga mark (mark price) untuk melepaskan margin. Jika terdapat beberapa posisi yang sepenuhnya terlindung, urutan likuidasi paksa akan mengikuti prioritas likuiditas kontrak.

Langkah 5: Tutup Posisi yang Tidak Terlindung
Sistem akan menghitung jumlah margin yang diperlukan untuk menurunkan Rasio Margin Pemeliharaan (MMR) menjadi ≤ 100%. Berdasarkan tingkat likuiditas pasangan perdagangan, posisi akan dipilih sesuai prioritas likuiditas untuk menurunkan batas risiko dan melepaskan margin yang dibutuhkan melalui likuidasi paksa.

≥ 160% Mesin likuidasi akan mengambil alih posisi tersebut, dan seluruh posisi akan dilikuidasi secara paksa.