Manajemen Risiko Lending Pool Platform (Trading Account)
20 hari yang lalu · Diperbarui pada

Untuk menjaga stabilitas kolam peminjaman, Trading Account milik Zoomex menerapkan kerangka manajemen risiko yang kuat yang dikenal dengan nama “Aturan Pembayaran Otomatis untuk Lending Pool.”
Kerangka ini dirancang untuk memastikan alokasi modal yang efisien serta mengurangi potensi risiko yang timbul akibat tingginya tingkat pemanfaatan dana.

Di bawah mekanisme pembayaran otomatis ini, peminjam akan diurutkan berdasarkan jumlah pinjaman tertinggi hingga terendah — semakin besar jumlah pinjaman, semakin tinggi peringkatnya.
Ketika rasio pembayaran otomatis platform mencapai ambang batas tertentu, sistem akan memulai proses pembayaran otomatis bagi peminjam dengan peringkat tertinggi dengan cara mengonversi aset jaminan mereka menjadi aset pinjaman untuk melunasi utang. Langkah ini membantu menjaga keseimbangan dan stabilitas dalam kolam peminjaman.

Namun, peminjam tidak diwajibkan untuk melunasi seluruh jumlah pinjaman dalam setiap siklus pembayaran.
Setelah setiap batch pembayaran selesai, sistem akan mengurutkan ulang semua peminjam berdasarkan jumlah pinjaman yang tersisa dan kemudian memilih kelompok peminjam berikutnya untuk putaran pembayaran selanjutnya.

 

Parameter Pembayaran Otomatis

Tiga (3) parameter risiko tersebut adalah sebagai berikut:

Indikator Rasio Pinjaman terhadap Kolam Penjelasan
Rasio Peringatan Pembayaran Otomatis

Rasio spesifiknya bervariasi tergantung pada jenis koin yang digunakan.

Ketika rasio pinjaman terhadap kolam mencapai ambang batas yang ditetapkan untuk suatu koin tertentu, pengguna yang berpotensi terdampak akan menerima peringatan melalui email secara tepat waktu, yang akan dikirim berulang setiap empat (4) jam, untuk memberitahukan adanya pembayaran otomatis yang akan segera dilakukan.
Rasio Pembayaran Otomatis 100% – 150% Begitu rasio pinjaman terhadap kolam mencapai ambang batas yang ditentukan untuk suatu koin tertentu, pembayaran otomatis akan diaktifkan guna menjaga stabilitas kolam peminjaman.

Rasio Penghentian Pembayaran Otomatis 

Rasio yang ditetapkan dapat berbeda-beda tergantung pada jenis koin yang digunakan. Proses pembayaran otomatis akan berhenti ketika rasio pinjaman terhadap kolam turun hingga mencapai ambang batas yang ditetapkan untuk koin tertentu.

 

Aturan Pelaksanaan Pembayaran Otomatis

  • Sistem akan mengalokasikan jumlah pinjaman secara bertahap, dan mengaktifkan pembayaran otomatis untuk satu tingkat (tier) pada satu waktu per pengguna.

  • Selama proses berlangsung, sistem akan secara terus-menerus mengevaluasi dan memantau setiap tindakan pembayaran otomatis, serta menghentikan proses tersebut apabila tingkat pemanfaatan (utilization rate) turun hingga mencapai atau berada di bawah “Rasio Penghentian Pembayaran Otomatis.”

  • Akun pengguna yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran atau berisiko mengalami likuidasi akan sementara dikecualikan dari proses pembayaran otomatis.

  • Selain itu, sistem akan secara otomatis mengonversi koin margin pengguna menjadi koin pinjaman untuk tujuan pembayaran, dengan biaya konversi sebesar 1%.

 

Kriteria Pemilihan Akun

  • Dalam Trading Account, sistem akan memilah akun pengguna yang memiliki jumlah pinjaman lebih besar dari nol pada koin yang bersangkutan.
    Akun-akun tersebut kemudian diurutkan berdasarkan jumlah pinjaman yang belum dibayar, di mana akun dengan jumlah pinjaman lebih besar akan menempati peringkat lebih tinggi.

  • Jika terdapat beberapa akun dengan jumlah pinjaman yang sama, maka UID Zoomex akan digunakan sebagai kriteria pengurutan sekunder, dengan urutan menurun (descending order).
    Pendekatan ini memastikan proses pemilihan akun untuk likuidasi otomatis berjalan secara sistematis dan adil.

Contoh:

  • Interval Tingkatan: 20.000 USDT

  • Jumlah yang akan dibayarkan kembali ke Lending Pool: 200.000 USDT

 

Rincian kondisi pinjaman Pengguna A dijelaskan sebagai berikut:

  Jumlah Pinjaman Tingkatan Jumlah yang Diperlukan untuk Menurunkan Tingkatan Pembayaran Jumlah Pembayaran Kumulatif
Pengguna Contoh A 250,000 13 10,000 10,000
240,000 12 20,000 30,000
220,000 11 20,000 50,000
200,000 10 20,000 70,000
180,000 9 20,000 90,000
160,000 8 20,000 110,000
140,000 7 20,000 130,000
120,000 6 20,000 150,000
100,000 5 20,000 170,000
80,000 4 20,000 190,000
60,000 3 20,000 210,000
40,000 2 20,000 230,000
20,000 1 20,000 250,000

 

Rincian kondisi pinjaman Pengguna B diuraikan sebagai berikut:

  Jumlah Pinjaman Tingkatan Jumlah yang Diperlukan untuk Menurunkan Level Pembayaran Jumlah Pembayaran Kumulatif dari Pengguna B Jumlah Pembayaran Kumulatif dari Pengguna A Total Jumlah Pembayaran untuk Pengguna A dan B
Pengguna Contoh B 150,000 8 10,000 10,000 110,000 120,000
140,000 7 20,000 30,000 130,000 160,000
120,000 6 20,000 50,000 150,000 200,000
100,000 5 20,000 70,000 170,000 240,000
80,000 4 20,000 90,000 190,000 280,000
60,000 3 20,000 110,000 210,000 320,000
40,000 2 20,000 130,000 230,000 360,000
20,000 1 20,000 150,000 250,000 400,000

 

Berdasarkan informasi yang tercantum pada tabel di atas, tahapan proses pembayaran otomatis dijelaskan sebagai berikut:

1. Kondisi Awal:

  • Tingkatan (tier) Pengguna A saat ini: 13

  • Tingkatan (tier) Pengguna B saat ini: 8

2. Proses Pembayaran:

Proses pembayaran otomatis dimulai dari jumlah pinjaman terbesar, yaitu dari Pengguna A pada tier 13, kemudian bergerak turun hingga tier 8.
Pada tier 8, baik Pengguna A maupun Pengguna B berada pada tingkatan yang sama, sehingga sistem akan mengevaluasi ulang kriteria pemilihan akun untuk menentukan target pembayaran otomatis berikutnya.

  • Pengguna A:
    Jumlah pinjaman pada tier 8: 160.000 USDT

  • Pengguna B:
    Jumlah pinjaman pada tier 8: 150.000 USDT

Karena jumlah pinjaman Pengguna A pada tier 8 lebih besar dibandingkan Pengguna B, maka Pengguna A akan diprioritaskan untuk pembayaran otomatis sebelum Pengguna B.
Setelah proses pembayaran otomatis untuk kedua pengguna berlangsung hingga mencapai tier 5, total jumlah pembayaran sebesar 200.000 USDT telah sepenuhnya terselesaikan.

 

Kesimpulan:

  • Pengguna A memiliki total jumlah pembayaran kumulatif sebesar 150.000 USDT.

  • Pengguna B memiliki total jumlah pembayaran kumulatif sebesar 50.000 USDT.