Akun Perdagangan memungkinkan pengguna untuk meminjam dan melunasi aset dalam kondisi tertentu. Artikel ini menjelaskan cara kerja sistem tersebut, termasuk bagaimana proses peminjaman dipicu, bagaimana bunga dihitung, serta bagaimana mekanisme pelunasannya dilakukan.
Peminjaman
Peminjaman dalam Akun Perdagangan akan secara otomatis dipicu pada situasi tertentu. Proses peminjaman manual tidak didukung dalam sistem ini.
Rumus
Cross Margin
Jumlah Pinjaman = ABS [Min (0, Ekuitas − Margin Awal Opsi Beli − Nilai Opsi Positif − Aset yang Dibekukan)]
Skenario Peminjaman
Ketika salah satu skenario di bawah ini memicu kebutuhan peminjaman, sistem akan secara otomatis memproses peminjaman aset tersebut.
| Skenario | Contoh |
| Saldo dompet tidak mencukupi untuk menutupi transaksi yang bersangkutan. |
|
| Kontrak perpetual mencatat kerugian belum terealisasi. |
|
Batas Peminjaman
Semua pengguna memiliki batas peminjaman maksimum bersama yang berlaku untuk akun utama dan seluruh sub-akun mereka. Batas peminjaman ini berbeda-beda tergantung pada aset yang dipinjam dan tingkat VIP pengguna.
Sebagai contoh, jika batas peminjaman maksimum untuk USDT adalah 2.500.000, maka total jumlah pinjaman gabungan dari akun utama dan dua sub-akun (A dan B) tidak boleh melebihi batas tersebut.
Apabila batas ini terlampaui, sistem dapat secara otomatis memicu pelunasan otomatis (auto-repayment).
Bunga
Dana yang dipinjam dapat dikenakan bunga; namun, tidak semua pinjaman akan menimbulkan biaya bunga — beberapa dapat tetap bebas bunga.
Peminjaman dibagi menjadi dua kategori: Peminjaman Terselesaikan (Settled Borrowing) dan Peminjaman Belum Terselesaikan (Unsettled Borrowing).
Peminjaman Terselesaikan: Akan dikenakan bunga.
Peminjaman Belum Terselesaikan: Jika jumlah pinjaman belum terselesaikan tidak melebihi batas maksimum bebas bunga, maka pinjaman tersebut dapat tetap bebas bunga.
Skenario Bunga
Memahami berbagai skenario peminjaman akan membantu Anda mengidentifikasi pinjaman mana yang sudah terealisasi atau belum terealisasi, serta menentukan apakah pinjaman tersebut dikenakan bunga atau tidak.
| Skenario | Penjelasan |
| Saldo dompet tidak mencukupi untuk menutupi transaksi terkait. | Transaksi yang mengurangi saldo dompet, seperti biaya transaksi, biaya pendanaan, atau kerugian dari posisi yang ditutup, dianggap sebagai pengeluaran yang terealisasi. Jumlah yang dipinjam dalam kasus ini dikategorikan sebagai peminjaman terealisasi, dan akan mulai dikenakan bunga. |
| Kontrak perpetual mencatat kerugian yang belum direalisasikan. | Peminjaman yang timbul akibat kerugian belum terealisasi akan tetap bebas bunga selama jumlah kerugian tersebut masih berada dalam batas bebas bunga. Namun, apabila kerugian belum terealisasi melebihi batas tersebut atau posisi ditutup dengan kerugian, maka seluruh jumlah pinjaman akan mulai dikenakan bunga. |
Perhitungan dan Akumulasi Bunga
Peminjaman Terselesaikan (Settled Borrowing)
Setelah pinjaman diterbitkan, bunga akan mulai dikenakan setiap jam. Sistem akan secara otomatis menghitung dan menagih bunga dalam lima menit pertama setiap jam, misalnya pada 08:05 UTC, 09:05 UTC, dan seterusnya. Perhitungan bunga didasarkan pada tingkat suku bunga pinjaman yang berlaku serta jumlah pinjaman yang masih terutang pada saat perhitungan dilakukan.
Tingkat bunga pinjaman dalam Akun Perdagangan bersifat mengambang (variable) dan akan menyesuaikan secara real-time mengikuti kondisi pasar.
Untuk detail lebih lanjut mengenai metode perhitungan suku bunga, silakan merujuk pada Sistem Suku Bunga Mengambang Zoomex (Zoomex Floating-Rate System).
Peminjaman Belum Terselesaikan (Unsettled Borrowing)
Apabila jumlah pinjaman belum terselesaikan tidak melebihi batas maksimum bebas bunga, maka bunga tidak akan dikenakan.
Namun, jika jumlah tersebut melebihi batas bebas bunga, sistem akan mengenakan bunga atas seluruh jumlah pinjaman dalam lima menit pertama setiap jam, dengan metode perhitungan yang sama seperti pada peminjaman terselesaikan.
Rumus
Bunga per Jam = Jumlah Pinjaman × Suku Bunga per Jam
Batas Maksimum Bebas Bunga
Akun Perdagangan menyediakan batas pinjaman bebas bunga, dan batas ini berbeda-beda tergantung pada tingkat VIP (VIP tier) masing-masing pengguna.
| Tingkat VIP | Batas Maksimum Bebas Bunga USDT | Batas Maksimum Bebas Bunga USDC |
| Non-VIP | 30,000 | 15,000 |
| VIP 1–3 | 50,000 | 25,000 |
| VIP 4–5, Supreme VIP, Pro 1–6 | 70,000 | 35,000 |
Catatan:
Batas maksimum bebas bunga dihitung per akun, artinya setiap Akun Utama maupun Sub-akun memiliki kuota bebas bunga yang terpisah.
Parameter dapat berubah sesuai dengan kondisi pasar. Zoomex akan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pengguna jika terjadi perubahan.
Bunga Denda
Bunga denda akan dikenakan apabila jumlah pinjaman Anda melebihi 100% dari batas maksimum peminjaman.
Rumus:
Bunga Denda = Jumlah Pinjaman × Suku Bunga per Jam × (Rasio Pemanfaatan)³
Contoh:
Jika jumlah pinjaman adalah 3.000.000 USDT, dengan batas maksimum pinjaman 2.500.000 USDT dan suku bunga per jam 0,0001%, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
Rasio Pemanfaatan = 3.000.000 / 2.500.000 = 120%
Bunga Denda = 3.000.000 × 0,0001% × (1,2)³ = 5,184 USDT
Pelunasan
Pelunasan Manual
Saat ini, trader dapat melakukan pelunasan manual di Akun Perdagangan melalui beberapa metode berikut:
1. Pelunasan melalui tombol “Repay”:
Masuk ke halaman Akun Perdagangan dan klik tombol Repay untuk melanjutkan proses pelunasan. Akan dikenakan biaya pelunasan sebesar 0,1% dari total jumlah yang dilunasi (biaya ini mencakup konversi aset margin ke aset yang dipinjam).
2. Pelunasan melalui Deposit atau Transfer:
Lakukan deposit atau transfer aset yang setara dari akun lain ke Akun Perdagangan. Setelah dana diterima, sistem akan secara otomatis memotong jumlah pelunasan dari saldo akun Anda.
3. Pelunasan melalui Penjualan Aset:
Jual aset margin di pasar spot untuk memperoleh aset pinjaman yang akan digunakan untuk pelunasan.
Catatan: Jika Initial Margin Ratio (IMR) mencapai 100%, trader tidak dapat melakukan order beli untuk menukar aset dengan rasio konversi tinggi menjadi aset dengan rasio konversi rendah.
4. Pelunasan Otomatis:
Jika pelunasan otomatis terpicu, sistem akan secara otomatis mengonversi aset lain dengan saldo positif menjadi token pinjaman berdasarkan harga indeks untuk melunasi utang secara langsung.
Pelunasan Otomatis
Jika pelunasan otomatis terpicu, sistem akan secara otomatis mengonversi aset lain dengan saldo positif menjadi koin yang dipinjam berdasarkan harga indeks, untuk melunasi pinjaman tersebut.
Skenario Pelunasan Otomatis
Pelunasan otomatis akan terpicu dalam kondisi berikut:
1. Maintenance Margin Rate (MMR) ≥ 100%
Ketika MMR mencapai atau melebihi 100%, sistem akan secara otomatis menjalankan proses pelunasan sebagian (partial repayment) hingga nilai MMR kembali ke kisaran 85%–90%.
Apabila pelunasan sebagian tidak cukup untuk menurunkan MMR ke dalam kisaran tersebut, sistem akan melakukan pelunasan penuh (full repayment).
Perlu diperhatikan bahwa akan dikenakan biaya penanganan (handling fee) sebesar 2% untuk setiap pelunasan otomatis.
Catatan:
- Dalam waktu 15 menit setelah aset margin dihapus dari daftar (delisted), apabila MMR pengguna ≥ 100%, aset margin yang dihapus akan dimasukkan ke dalam proses pelunasan otomatis.
- Dalam waktu 15 menit setelah suatu aset margin dihentikan perdagangannya (delisted), jika MMR pengguna ≥ 160% dan sebelum posisi diambil alih oleh sistem, aset margin yang di-delist akan diprioritaskan untuk dikonversi menjadi aset dengan nilai agunan yang lebih tinggi.
2. Melebihi Batas Maksimum Peminjaman
Jika pengguna melampaui batas maksimum pinjaman, sistem akan memicu pelunasan otomatis hingga jumlah pinjaman berkurang menjadi 90% dari batas maksimum, dengan biaya penanganan sebesar 1%.
Dari seluruh akun yang memiliki pinjaman, sistem akan memprioritaskan pelunasan berdasarkan jumlah pinjaman terbesar ke yang terkecil (descending order).
Proses Pelunasan Otomatis
Zoomex menerapkan mekanisme pelunasan otomatis tertunda (delayed auto-repayment), yang khusus berlaku untuk kasus di mana pengguna melebihi batas maksimum peminjaman.
Ketika batas peminjaman mencapai 100%, sistem akan mengirimkan notifikasi email kepada trader sebagai pengingat. Jika jumlah pinjaman kemudian turun di bawah 100% dari batas maksimum, maka akun akan dianggap kembali dalam kondisi aman.
Namun, apabila jumlah pinjaman tetap berada di atau melebihi 100% selama 24 jam berturut-turut atau mencapai 200%, sistem akan memicu proses pelunasan otomatis.
Perlu diperhatikan bahwa untuk skenario di mana MMR ≥ 100%, mekanisme pelunasan otomatis tertunda tidak berlaku.
Proses Pelunasan Otomatis:
Langkah 1:
Sistem akan membatalkan semua order perdagangan spot (termasuk order limit dan take-profit/stop-loss) yang menggunakan aset pinjaman, guna membebaskan saldo yang dibekukan.
Langkah 2:
Sistem akan secara otomatis mengonversi aset non-pinjaman dengan saldo positif di Akun Perdagangan menjadi aset pinjaman untuk pelunasan, tanpa membatalkan order spot lain yang masih aktif.
Aset akan dilikuidasi sesuai urutan likuidasi yang telah ditentukan.
Langkah 3:
Batalkan pesanan aktif Spot Trading untuk membebaskan saldo yang dibekukan dari koin lainnya sesuai dengan urutan likuiditas, agar dapat secara otomatis ditukar menjadi aset kewajiban untuk pembayaran kembali.
Catatan:
Proses pelunasan otomatis akan berjalan dari Langkah 1 hingga Langkah 3 hingga jumlah pinjaman berkurang menjadi 90% dari batas maksimum pinjaman (untuk skenario melebihi batas maksimum pinjaman), atau hingga seluruh kewajiban dilunasi sepenuhnya (untuk skenario MMR ≥ 100%).
Jika trader memiliki pinjaman dalam beberapa jenis koin, sistem akan memprioritaskan pelunasan aset non-stablecoin terlebih dahulu sesuai urutan likuiditas, kemudian dilanjutkan dengan stablecoin.
Apabila MMR tetap di atas 100% setelah proses pelunasan otomatis, maka sistem akan memulai proses likuidasi pada posisi derivatif.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke Aturan Perdagangan: Proses Likuidasi (Akun Perdagangan).