Di dalam order zone, trader mungkin memperhatikan bahwa untuk jumlah kontrak yang sama, biaya order dapat berbeda antara arah Buy Long dan Sell Short.
Terdapat 2 alasan utama mengapa hal ini terjadi:
1) Rumus Perhitungan Biaya Order
Perbedaan biaya order antara Buy Long dan Sell Short berasal dari harga kebangkrutan (bankruptcy price) yang digunakan dalam perhitungan fee untuk menutup posisi.
Contoh:
Kontrak BTCUSD 1000 Qty pada harga masuk USD 7,500, dengan leverage 20x untuk Buy Long maupun Sell Short.
Bankruptcy Price Buy Long
= 7,500 × [20 ÷ (20 + 1)]
= USD 7,143Bankruptcy Price Sell Short
= 7,500 × [20 ÷ (20 − 1)]
= USD 7,894.50Fee to Close
= (Quantity ÷ Bankruptcy Price) × 0.06%
Catatan:
Fee to close hanyalah jumlah margin yang disisihkan oleh sistem agar posisi dapat ditutup pada skenario terburuk secara teori (likuidasi dieksekusi di harga bankruptcy).
Ini bukan jumlah akhir yang selalu dibayar trader saat menutup posisi.
Jika posisi ditutup menggunakan Take Profit (TP) atau Stop Loss (SL) dan terdapat sisa margin, kelebihan margin tersebut akan dikreditkan kembali ke saldo akun tersedia.
2) Input Harga Order pada Limit Order
a) Jika harga order lebih baik dari Last Traded Price (LTP):
Buy Long = Harga lebih rendah
Sell Short = Harga lebih tinggi
Sistem hanya akan menggunakan harga order untuk menghitung fee pembukaan, yang kemudian memengaruhi total biaya order.
b) Jika harga order lebih buruk dari Last Traded Price (LTP):
Buy Long = Harga lebih tinggi
Sell Short = Harga lebih rendah
Sistem akan menggunakan harga pasar terbaik yang tersedia di order book untuk menghitung fee pembukaan, yang kemudian memengaruhi total biaya order.